Sunday, May 31, 2015

Antara Sebab Allah Menemukan Kita Dengan Orang Yang Salah?

Antara Sebab Allah Menemukan Kita Dengan Orang Yang Salah??!!


Ok, anda pernah kecewa kerana cinta? Ditinggalkan kekasih? Ini mungkin jawapan kepada yang berlaku kepada anda..

1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.
2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.
3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.
4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK, KHAS UNTUK DIRI KITA.
5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan…
6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.
8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.
9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.
Wahai sahabat dan diriku yang kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya..
Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan perintahNya, dan meninggalkan laranganNYA..
PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA

Keistimewaan meninggal dunia pada Hari Jum’at

Keistimewaan meninggal dunia pada Hari Jum’at

Ada sebuah hadis yang menyatakan bahwa seorang Muslim yang meninggal pada hari Jumat akan selamat dari azab kubur dan merupakan salah satu tanda husnul khatimah?

Tidak dapat dimungkiri, hari Jumat adalah sebaik-baik hari dalam satu minggu dan ada keutamaan-keutamaan khusus terkait hari Jumat. Memang ada riwayat hadis yang menjelaskan seorang Muslim yang meninggal pada hari Jumat atau pada malam Jumat, akan dilindungi Allah SWT dari azab kubur.

Berikut adalah bunyi hadis tersebut. Dari Abdullah bin ‘Amru ra, ia berkata, “Rasulullah saw bersabda, ‘Tidaklah seorang Muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat, kecuali Allah melindunginya dari fitnah (azab) kubur. (HR Tirmizi dan Ahmad).”

Namun, para ulama hadis berbeda pendapat tentang kesahihan hadis ini. Sebagian besar ulama hadis berpendapat hadis itu adalah hadis dhaif.

Imam Tirmizi ketika meriwayatkan hadis ini menjelaskan hadis tersebut adalah hadis gharib, yang kemudian ditegaskannya lagi sanadnya tidak tersambung (munqathi’/terputus).

Ibnu Hajar al-‘Asqalani menegaskan dalam kitab Fathul Bari sanad hadis ini dhaif dan juga diriwayatkan oleh Abu Ya’la dengan lafaz yang semisalnya dari Hadis Anas bin Malik, tetapi sanadnya lebih dhaif lagi.

Syekh Syu’aib Al-Arnauth ketika memberi komentar terhadap hadis ini dalam Musnad Imam Ahmad mengatakan sanad hadis itu dhaif.

Kemudian, ia menyebutkan beberapa hadis yang mendukung dan menegaskan semua hadis yang mendukung tersebut tidak bisa digunakan untuk menguatkan hadis ini.

Dan, Albani telah salah karena mengatakan hadis itu hasan atau sahih dalam kitabnya Ahkam al-Janaiz.

Hadis tersebut juga diriwayatkan oleh Abdurrazzak dalam kitabnya al-Mushannaf dengan lafaz “dilepaskan dari azab kubur”, tetapi dalam sanadnya ada Ibnu Juraij yang terkenal dalam mentadlis hadis.

Sebagian ulama mengatakan jika memang kematian seseorang pada hari tertentu memiliki keutamaan atau keistimewaan tentunya hari Senin lebih utama karena pada hari itulah Nabi Muhammad SAW, kekasih dan makhluk paling mulia yang diciptakan Allah SWT, meninggal dunia.

Sedangkan, Syekh Albani dalam kitabnya Ahkam al-Janaiz mengatakan hadis ini berdasarkan banyaknya jalur periwayatan, yakni hadis hasan atau sahih.

Jika hadis di atas adalah hadis sahih maka itu menunjukkan keutamaan bagi Muslim dan Muslimah yang meninggal pada hari Jumat.

Dan, tentunya keutamaan ini hanya bagi kaum Muslimin yang meninggal dalam ketauhidan, yakni keimanannya tidak dinodai oleh kemusyrikan, kekufuran, serta segala yang membatalkan keimanan seseorang.

Sedangkan, mereka yang meninggal dalam kemusyrikan dan kekufuran tentunya akan mendapatkan azab kubur dan siksa neraka sebagaimana yang telah dijanjikan Allah SWT dalam Alquran dan Sunah Rasul-Nya.

Sebagai seorang Muslim dan berpegang pada akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah, kita tidak boleh memastikan bahwa seseorang akan masuk surga atau masuk neraka, kecuali yang sudah disebutkan oleh Nabi saw dalam hadis-hadisnya.

Sikap kita terhadap saudara kita sesama Muslim yang meninggal adalah selalu mengharapkan kebaikan baginya, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT baginya, dan tidak mencela atau menyebut-nyebut keburukan-keburukan yang telah ia lakukan.

Dari Aisyah ra, ia berkata, “Nabi saw bersabda, ‘Janganlah kalian mencela orang-orang yang telah meninggal karena mereka telah mendapatkan apa yang telah mereka kerjakan.” (HR Bukhari). Wallahu a’lam bish shawab.

CARA MALAIKAT BERITAHU BAHAWA AJAL KITA SUDAH SAMPAI

CARA MALAIKAT BERITAHU BAHAWA AJAL KITA SUDAH SAMPAI


Sebahagian Para Nabi berkata kepada Malaikat pencabut Nyawa. "Tidakkah Kau memberikan Aba- aba atau peringatan kepada Manusia bahawa kau datang sebagai malaikat pencabut nyawa sehingga mereka akan lebih hati - hati? "

Malaikat itu menjawab . "Demi Allah, aku sudah memberikan aba -aba dan tanda- tandamu yang sangat banyak berupa penyakit , uban , kurang pendengaran , penglihatan mulai tidak jelas ( terutama ketika sudah tua). Semua itu adalah peringatan bahawa sebentar lagi aku akan menjemputnya. Apabila setelah datang aba -aba tadi ia tidak segera bertaubat dan tidak mempersiapkan bekal yang cukup, maka aku akan serukan kepadanya ketika aku cabut nyawanya : "Bukan kah aku telah memberimu banyak aba -aba dan peringatan bahawa aku sebentar lagi akan datang? Ketahuilah , aku adalah peringatan terakhir , setelah ini tidak akan datang peringatan lainnya " ( HR imam qurthubi )

Beginilah cara kerja Malaikat Mau
t

Nabi Ibrahim pernah bertanya kepada Malaikat maut yang mempunya dua mata diwajahnya dan dua lagi tengkuknya . "Wahai malaikat pencabut nyawa , apa yang kau lakukan seandainya ada dua orang yang meninggal diwaktu yang sama; yang satu berada di hujung timur yang satu berada diujung barat, serta ditempat lain tersebar penyakit yang mematikan dan dua ekor bintang melata pun akan mati? "

Malaikat pencabut nyawa berkata: "Aku akan panggil ruh - ruh tersebut , dengan izin Allah , sehingga semuanya berada diantara dua jariku , Bumi ini aku bentangkan kemudian aku biarkan seperti sebuah bejana besar dan dapat mengambil yang mana saja sekehendak hatiku " ( HR abu Nu ' aim )

Ternyata Orang Mati Mendengar Tapi Tidak Bisa Menjawab

Rasullullah SAW memerintahkan agar mayat- mayat orang kafir yang tewas pada perang badar dilemparkan ke sebuah sumur tua. Kemudian beliau mendatanginya dan berdiri di hadapannya. Selepas itu, beliau memanggil nama mereka satu- satu: "Wahai fulan bin fulan , fulan bin fulan , apakah kalian mendapatkan apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kalian untuk kaliab betul- betul ada? Ketahuilah sesungguhnya aku mendapatkan apa yang dijanjikan Tuhanku itu benar -benar ada dan terbukti. "

Umar lalu bertanya kepada Rasulullah . "Wahai Rasul, mengapa engkau mengajak bicara orang -orang yang sudah menjadi mayat? "

Rasulullah menjawab . "Demi Tuhan yang mengutusku dengan kebenaran, kalian memang tidak mendengar jawapan mereka atas apa yang tadi aku ucapkan , Tapi ketahuilah , mereka mendengarnya , hanya saja tidak dapat menjawab " (HR Bukhari Muslim)